• visi HTN
  • kunjungan hes ke badilag
  • kunjungan ke kpppa 2019
  • VISI HKI
  • Selamat IDul Fitri 2020
  • Hut RI 75

Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) Gelar Pelatihan Peradilan Semu

25 April 2018

Jumat 20 April 2018 bertempat di Gedung Rektorat Lantai 3, Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah menggelar kegiatan pelatihan peradilan semu. kegiatan ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam (HMJ HKI) dalam rangka meningkatkan kompetensi lulusan. H. Mubarok, Lc., MSI selaku ketua jurusan HKI menyampaikan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa jurusan HKI ini merupakan kegiatan awal sebelum mereka mendapatkan mata kuliah praktek peradilan pada tingkat fakultas, sehingga pelatihan ini dapat dikatakan sebagai bekal awal, oleh karenanya materi yang disampaikan seputar teori advokasi, baik litigasi dan non litigasi hingga praktek pembuatan surat kuasa dan surat gugatan atau permohonan.

Kegiatan yang dikuti 50 peserta ini menghadirkan dua pemateri yaitu Ali Muhtarom, MHI dosen Fakultas syariah yang sekarang sedang menempuh Doktor di UIN walisongo semarang, selain itu ia juga aktif di kegiatan advokasi pada komunitas Kampung Hijrah batang. Sedangkan pemateri kedua adalah Irfandi MHI dari LBH NU kabupaten Batang.

Dalam uraian materinya Ali sapaan akrabnya menyampaikan Banyak orang masih menganggap bahwa advokasi merupakan kerja-kerja pembelaan hukum (litigasi) yang dilakukan oleh pengacara dan hanya merupakan pekerjaan yang berkaitan dengan praktek beracara di pengadilan. Pandangan ini kemudian melahirkan pengertian yang sempit terhadap apa yang disebut sebagai advokasi. Seolah-olah, advokasi merupakan urusan sekaligus monopoli dari organisasi yang berkaitan dengan ilmu dan praktek hukum semata. Pandangan semacam itu bukan selamanya keliru, tapi juga tidak sepenuhnya benar. Sehingga perlu pemahaman yang komprehensif. Diakhir sesi ia memberikan praktek/ simulasi bagi peserta tentang 3 poin yang meliputi Identifikasi dan analisis perkara/kasus, pemberian pendapat hukum (legal memorandum) dan Praktek pendampingan hukum.

Selain materi teknik advokasi dan praktek di atas, Irfandi sebagai pemateri kedua menyampaikan tentang teknis pembuatan surat kuasa dan surat gugatan atau permohonan. Ia menyampaikan bahwa ada beberapa poin penting dalam surat gugatan dan permohonan yang ahrus diperhatikan, mulai dari identitas diri hingga posita dan petitum. Pada akhir acara pelatihan ini mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempraktekkan tahapan dari awal hingga akhir terkait dengan kegiatan advokasi ini.

Galeri Video

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree